Home Top Ad

Siap membantu para takmir

Adil Bukan Melulu Tentang Distribusi Materi Tetapi Juga Menyangkut Prilaku dan Moral Sehari-hari

Share:
Ustadz Fathurrahman saat mengisi materi di Masjid Al Fath (Foto: Ghazali) 


LDFIAD.CO-Islam melarang Ummatnya menuduh orang lain sebagai orang yang durhaka, pezina, pembohong dan kafir.

demikian disampaikan Ustadz Fathurrahman, S.Th.I dalam pengajian subuh di Masjid Al Fath Jl Kalibokor 1/23b Surabaya, Ahad (17/1/2019).

Fathurrahman menyampaikan, Keadilan merupakan salah satu unsur penting dalam Islam yang harus ditegakkan dalam setiap tindak laku seorang Muslim. "Tidak sedikit ayat-ayat Allah dalam alquran yang memerintahkan umat-Nya agar berlaku adil dalam segala hal, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain, termasuk pula kepada lingkungan," ujarnya.

"Keadilan menjadi sangat penting jika menyangkut hajat umum karena jika keadilan diabaikan, maka bukan saja akan menimbulkan kekacauan di tengah-tengah masyarakat akan tetapi juga akan menimbulkan pergeseran dan pertikaian antara satu dengan yang lain.

"Keadilan sering kali diterjemahkan dalam arti yang sangat sempit dengan mengukur pada distribusi materi yang merata, padahal makna keadilan lebih dari itu," kata dia

Secara singkat lanjutnya, dapat dikatakan bahwa adil tidak sama dengan sama rata. Adil juga bukan melulu tentang distribusi materi, tetapi juga menyangkut prilaku dan moral sehari-hari.

"Memperlakukan istri secara baik dan membina anak-anak dengan baik merupakan bagian dari sikap adil seseorang terhadap orang lain. Menghindarkan diri dari berbagai keburukan dan malapetaka, seperti menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya, merupakan pula bagian dari sikap adil terhadap diri sendiri. Sebaliknya, menganiaya dan merusak masa depan, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, adalah jelas bagian dari sikap tidak adil yang sesungguhnya," paparnya.

Menurut dia, Keadilan terhadap diri sendiri tentu memiliki kutamaan tersendiri, karena dari diri sendirilah segalanya bermula. Namun jangan sampai pula hanya berlaku adil terhadap diri sendiri tetapi tidak bertindak adil terhadap orang lain.

"Menuduh orang lain sebagai orang yang durhaka, pezina, pembohong, kafir, thogut dan lain-lain sebagainya bukanlah tindakan adil seseorang terhadap orang lain. Bahkan hal demikian termasuk penganiayaan terhadap orang lain karena apa yang kita tuduhkan belum tentu benar, dan bukan tidak mungkin orang yang kita tuduh ternyata jauh lebih baik dari yang menuduh," katanya.

"Islam melarang keras umatnya untuk berlaku tidak adil terhadap diri sendiri dan juga kepada orang lain. Memberikan tuduhan yang belum tentu benar bahkan dikategorikan sebagai tindakan penzhaliman yang dibenci Allah. Menumpahkan berbagai tuduhan buruk kepada orang lain bukanlah cerminan keadilan dalam diri seorang muslim.

"Seorang Muslim yang baik tidak akan menuduh sesamanya dan mencapnya dengan berbagai tuduhan buruk, karena jikapun ada orang lain yang melakukan kesalahan, kewajiban muslim adalah mengingatkan dan menuntunnya ke jalan yang benar. Bukan malah menghujaninya dengan perkataan dan perbuatan kasar," tuturnya. (Habibie)

Tidak ada komentar