Home Top Ad

Siap membantu para takmir

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Share:

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Oleh: Mustaien, S.Pd, S.Ud

"Guru…….. 
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti," itulah sepenggal puisi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.
Guru dalam pegertian sederhana adalah orang yang memfasilitasi proses peralihan ilmu pengetahuan dari sumber belajar ke peserta didik.
Mengajar di bidang apapun, sesungguhnya setiap guru , dapat menerapkan pendidikan bagi para muridnya, yakni mengajar dengan hati.
Menjadi guru jangan hanya ingin menjadi orang yang didengarkan kata katanya, tetapi juga harus bersedia mendengarkan kesulitan yang dihadapi oleh muridnya. 
Guru yang baik menurut Thomas Gordon:
1. Tenang dan tidak menunjukkan emosi yang menyala,
2. Tidak mempunyai prasangka yang buruk kepada peserta didiknya,
3. Dapat menyembunyikan perasaannya dari peserta didik,
4. Memandang semua peserta didik sama,
5. Mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, bebas, motivator, dan semangat,
6. Konsisten, tidak berubah-ubah pendirian dan jarang melakukan kesalahan,
7.Pandai, bijaksana dalam memperlakukan siswa dan mampu menjawab pertanyaan siswa,
8. Sanggup memberikan bantuan secara maksimal kepada peserta didik.
Beberapa sikap yang tidak boleh dilakukan guru saat mengajar:
1. Hindari Sifat Emosi.
 Guru harus bisa meredam emosi apapun alasannya karena jika sampai terluap akan berakibat fatal dan merugikan anda. apalagi anda sampai memukulnya , meskipun anak itu salah namun itu bukanlah tindakan yang tepat, karena jika hal itu terjadi guru-guru lainnya tidak akan membela anda, yang ada anda juga nanti disalahkan.
2. Jangan Banyak Ceramah.
Kalaunyang ini hanya khusus bagi murid tingkat SMP, SMA dan seterusnya. Namanya saja zaman sudah maju, faktanya para murid sudah muak mendengar ocehan ceramah dari guru, bayangkan saja, anda masuk jam pertama karena melihat banyak siswa yang malas dan nakal anda memberikan nasehat dengan niat agar siswa itu sadar. saat anda keluar dari kelas guru yang masuk setelah anda juga begitu.
3. Membandingkan diri.
Salah satu kebiasaan guru umumnya di indonesia adalah, membandingkan dirinya dengan siswa, mungkin maksud guru itu baik agar siswanya termotivasi namun itu sama sekali tidak berguna, karena faktanya kondisi anda dulu dan siswa anda yang sekarang sangat jauh bebeda.
4. Mengungkit Kesalahan di depan Umum
Dalam hal ini, seorang guru tidaklah patutu membuka aib atau kesalahan muridnya didepan umum.  karena sampai kapan pun murid itu akan membenci anda.  dan meskipun dia salah sama sekali dia tidak akan berubah, bahkan menjadi lebih parah.
5 .Mengungkap masalah pribadi.
Ada banyak guru yang menceritakan masalah pribadinya kepada murid-muridnya, maksud dari masalah pribadi adalah hal yang anda alami secara pribadi atau curhat kepada siswa, 
6. Mengeluh dan menyindir sesama guru.
Ini adalah awal langkah sekolah akan hancur, meskipun tidak hancur pasti akan ada terjadi permasalahan besar. faktanya seorang guru yang menceritakan permasalahannya dengan guru lain di depan siswa ini akan membawa dampak buruk.
Kini saatnya para guru menjadi role model pendidikan. Saatnya para guru bangkit dan menyebarkan semangat pendidikan yang menyala-nyala. Saatnya para gurumemotivasi bagi dirinya sendiri. Saatnya guru menjadi role model bagi kemajuan pendidikan. Saatnya guru Indonesia maju dan mendatangkan murid-murid dari luar negeri, bukab kita yang berbondong-bondong dengan pongahnya belajar di luar negeri.
Kita punya warisan luhur yang mulia, yang tersimpan dalam relung jiwa guru Indonesia. Semua kemampuan untuk bangkit itu ada, bahkan pada setiap insan Indonesia.
Selamat Hari Pahlawan 2018.
Pahlawan di dadaku

Tidak ada komentar